Aniaya Istri Hingga Tewas, Terdakwa Dijatuhi Hukuman 12 Penjara

Ilustrasi

Ilustrasi

RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Majelis hakim Pengadilan Negeri Makassar menjatuhkan hukuman penjara selama 12 tahun terhadap terdakwa perkara kekerasan dalam rumah tangga, Harianto alias Mustakim, Rabu (19/6/2019).

Terdakwa terbukti melakukan tindak penganiayaan terhadap istrinya sendiri sehingga korban tewas menegaskan di dalam rumahnya dengan sembilan tusukan.

Dalam persidangan terdakwa hanya tertunduk lesu saat mendengarkan majelis hakim PN Makassar, dipimpin oleh Ni Putu Sri Indahyani dan dibantu dua hakim anggota.

Ketua majelis hakim, Ni Putu Sri Indahyani dalam amar putusannya menyebutkan, bahwa terdakwa Harianto alias Mustakim secara sadar dan menyakinkan telah melanggar pasal 44 ayat 3 tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menyebabkan korban meninggal dunia.

“Dengan ini terdakwa Harianto alias Mustakim dijatuhi hukuman 12 tahun penjara,” kata Ni Putu Sri Indahyani.

Usai membacakan amar putusannya, majelis hakim mempertanyakan kepada Jaksa Penuntut Umum, Andi Zulkifli Herman dan terdakwa apakah menerima putusan tersebut atau tidak.

Namun, terdakwa maupun jaksa sama-sama putusan yang dijatuhkan majelis hakim pada terdakwa selama 12 tahun penjara. Walaupun hukuman tersebut terbilang ringan dari tuntutan jaksa yang sebelumnya menuntut terdakwa selama 15 tahun penjara.

Selanjutnya, terdakwa digiring keluar dari ruangan sidang Prof Oemar Seno Adji dengan menundukkan kepalanya dan wajah lesu.

(Ink/Azr)

Leave a Reply